Bandung, 20 Agustus 2026 — Forum Operator Perguruan Tinggi Islam (FORPTI) kembali menyelenggarakan Workshop Nasional Ke-11 sebagai bagian dari upaya meningkatkan kompetensi dan kapasitas para operator perguruan tinggi Islam dalam pengelolaan data, sistem informasi akademik, serta administrasi perguruan tinggi.
Kegiatan yang berlangsung pada Rabu–Jumat, 19–21 Agustus 2026 ini bertempat di Golden Flower Hotel Bandung, Jl. Asia Afrika No. 15–17, Braga, Kecamatan Sumur Bandung, Kota Bandung, Jawa Barat 40111.
Workshop Nasional Ke-11 FORPTI menghadirkan berbagai materi yang berkaitan langsung dengan tugas dan tanggung jawab operator perguruan tinggi. Beberapa materi utama yang diberikan meliputi SISTER (Sistem Informasi Sumber Daya Terintegrasi), SAPTO, Neo Feeder-PDDIKTI, serta Coaching Clinic pengisian BKD (Beban Kerja Dosen).
Materi SISTER menjadi salah satu pembahasan penting dalam kegiatan ini, khususnya terkait pengelolaan dan pemutakhiran data dosen. Peserta mendapatkan pemahaman mengenai pemanfaatan sistem secara lebih efektif untuk mendukung administrasi dan pengelolaan sumber daya perguruan tinggi.
Selain itu, peserta juga memperoleh pembekalan mengenai SAPTO yang berkaitan dengan proses akreditasi perguruan tinggi dan program studi. Pemahaman terhadap sistem tersebut diharapkan dapat membantu operator dalam menyiapkan serta mengelola data yang dibutuhkan dalam proses akreditasi secara lebih tertib dan sistematis.
Pembahasan berikutnya adalah Neo Feeder-PDDIKTI, yang menjadi bagian penting dalam pengelolaan dan pelaporan data pendidikan tinggi. Melalui sesi ini, peserta memperoleh informasi dan pemahaman mengenai pengelolaan data akademik serta proses pelaporan melalui sistem PDDIKTI.
Tidak kalah penting, workshop juga menghadirkan sesi Coaching Clinic Pengisian BKD. Sesi ini memberikan kesempatan kepada peserta untuk melakukan konsultasi dan praktik secara langsung terkait pengisian Beban Kerja Dosen, sehingga diharapkan dapat meminimalkan kesalahan dalam proses pelaporan dan meningkatkan ketepatan administrasi dosen.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi ruang peningkatan kompetensi teknis, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat jejaring, komunikasi, dan kolaborasi antaroperator perguruan tinggi Islam. Melalui forum tersebut, para peserta dapat saling berbagi pengalaman, permasalahan, serta solusi dalam menghadapi berbagai dinamika pengelolaan data dan sistem informasi perguruan tinggi.
Keikutsertaan dalam Workshop Nasional Ke-11 FORPTI diharapkan dapat memberikan manfaat bagi perguruan tinggi dalam meningkatkan kualitas tata kelola administrasi, khususnya dalam pengelolaan data akademik, data dosen, pelaporan PDDIKTI, akreditasi, dan pengisian BKD.
Dengan adanya peningkatan kapasitas operator melalui kegiatan seperti ini, perguruan tinggi Islam diharapkan semakin siap menghadapi perkembangan sistem informasi pendidikan tinggi sekaligus mampu mewujudkan pengelolaan data yang akurat, tertib, dan berkelanjutan.



Leave a Comment