
Hari Jum’at 28 Agustus 2026 Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) STAI Yogyakarta memulai kegiatan pelatihan perdana hadroh untuk santri TPQ Miftahul iman di Desa Jeruk Gulung. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk program pemberdayaan remaja dan anak-anak desa melalui jalur seni Islam yang edukatif dan membangun karakter.
Pelatihan hadroh ini diikuti oleh belasan santri dengan semangat yang tinggi, mereka belajar mengenal alat musik hadroh, pola pukulan dasar, serta teknik pengiring shalawat. Dengan metode pengajaran yang santai dan komunikatif, mahasiswa membimbing para santri untuk tidak hanya sekedar memainkan alat, tetapi juga memahami nilai-nilai dakwah yang terkandung dalam seni hadroh. “Ini bukan sekedar latihan musik, ini adalah ruang untuk membentuk adab, kekompakan, dan keberanian anak-anak tampil membawa pesan-pesan Islam. Hadroh adalah seni yang hidup, dan kami ingin menghidupkannya kembali di tengah generasi muda desa ini,” ujar Fauzi Imamudin, salah satu mahasiswa KKN STAI Yogyakata.
TPQ Miftahul iman selama ini dikenal sebagai salah satu lembaga pendidikan diniyah yang aktif, namun belum memiliki kegiatan seni religi yang terstruktur. Melalui inisiatif ini, mahasiswa berharap TPQ bisa menjadi pusat pelatihan seni hadroh yang berkelanjutan dan mampu menumbuhkan kecintaan santri terhadap shalawat serta budaya Islam Nusantara.
Program ini direncanakan berjalan rutin setiap pekan dengan target pembentukan grup hadroh santri TPQ Miftahul iman yang siap tampil pada momen-momen keagamaan desa. Kegiatan ini pun mendapat dukungan dari para orang tua dan pengurus TPQ yang berharap semangat anak-anak dalam belajar agama bisa lebih tumbuh melalui media seni yang menyenangkan.
Penulis: Fauzi imamudin
Mahasiswa Hukum Keluarga Islam Stai Yogyakarta
Khiyaroh SHI. MHI
Kaprodi Hukum Keluarga STAI Yogyakarta




Leave a Comment