Dongkrak Kewirausahaan Digital bagi Milenial, STAI Yogyakarta dan Satgas GKMNU Selenggarakan TOT Kewirausahaan Penguatan Peran IPNU-IPPNU Batch 1

Sekolah Tinggi Agama Islam Yogyakarta (STAI Yogyakarta) menyelenggarakan TOT Kewirausahaan berkolaborasi dengan GKMNU (Gerakan Keluarga Maslahah Nahdlatul Ulama). Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini diwujudkan melalui penguatan peran IPNU dan IPPNU untuk kewirausahaan digital pada Selasa (26/12/2023).

Kegiatan Trainning of Trainner (ToT) batch 1 bertujuan untuk melahirkan pelatih di berbagai titik di Kabupaten Gunungkidul. Peserta ToT diproyeksikan untuk menjadi trainner dalam program kewirausahaan digital.

Kegiatan ini menghadirkan narasumber profesional, Nurwastuti Setyowati yang menyampaikan materi mengenai teknik fasilitasi. Pemaparan materi dimulai dengan refleksi awal menjadi trainner.
“Bisa jadi, pembicara hebat adalah bukan pembicara hebat di depan forum. Tidak apa-apa, kadang salah. Pertama kali, great speaker adalah pembicara yang buruk dengan intonasi masih jelek, dan artikulasi buruk. Namun, hal ini bisa diantisipasi. Seiring berjalannya waktu, jadi fasilitator atau narasumber, maka keterampilan akan berkembang,” papar Nurwastuti memotivasi.

Hudan Mudaris, SE
, M.Si selaku ketua Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) memaparkan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi dan pelatihan bagi calon trainner kewirausahaan berbasis digital bagi milenial. Kegiatan ini dihadiri oleh 20 peserta kader IPNU dan 20 peserta kader IPPNU zona utara. Selain mendapatkan materi mengenai teknik fasilitasi, peserta juga mendapatkan materi tentang membangkitkan jiwa enterpreuner dan etika kewirausahaan digital.