STAI Yogyakarta Menerima Kunjungan LPTNU D.I.Yogyakarta

(Wonosari, 12/10) – Sekolah Tinggi Agama Islam Yogyakarta (STAI Yogyakarta) menerima Kunjungan Kerja Pengurus Lembaga Pendidikan Tinggi Nahdlatul Ulama (LPTNU) D.I.Yogyakarta pada hari Rabu, 12 Oktober 2022 di Kampus STAI Yogyakarta. Pengurus LPTNU D.I.Yogyakarta yang hadir diantaranya yaitu Dr. Drs. Senawi SNHB, M.P, Dr. Drs. K.H. Ahmad Arifi, M.Ag, Dr. Anis Susila Abadi, S.T., M.Kom, dan Dr. Sukamta, M.A. Kunjungan kerja langsung disambut oleh Ketua STAI Yogyakarta Diyah Mintasih, S.Pd.I., M.Pd, didampingi jajaran Pembantu Ketua, Pimpinan Lembaga dan Para Ketua Program Studi.

Kunjungan kerja LPTNU D.I.Yogyakarta ini merupakan program kerja yang dilakukan untuk bersilaturahim dan membahas hal-hal yang bersifat kolaborasi, progresifitas, koordinasi dan hambatan-hambatan demi kemajuan kampus STAI Yogyakarta. Kampus STAI Yogyakarta mendapat agenda kunjungan pertama, sebelum 6 kampus lain yang dikoordinasi oleh LPTNU D.I.Yogyakarta yaitu UNU Yogyakarta, IIQ An-Nur, STAI Pandanaran, STEBI Al-Muhsin, Universitas Alma Ata dan STIE Widya Wiwaha.

Hudan Mudaris, SEI., MSI selaku Plh. Ketua STAI Yogyakarta menyampaikan suatu keberkahan bagi STAI Yogyakarta yang mendapat kunjungan dari Pengurus LPTNU D.I.Yogyakarta. STAI Yogyakarta sebagai kampus yang telah memasuki 51 tahun, telah banyak hal-hal yang diraih dan dilakukan perubahan seperti melakukan Inovasi pembelajaran, melakukan pengembangan networking dan bertahap melakukan pembangunan sarana prasarana. Kebetulan besok Bulan November pada saat Harlah, STAI Yogyakarta akan mengundang Syaikh Ahmad Ar Rouhi Al Jailani (Cicit dari Syaikh Abdul Qadir Al Jailani) dari Libanon. Adapun hambatan yang dialami STAI Yogyakarta, saat ini adalah sisi Sumber Daya Manusia (SDM) yang perlu ditingkatkan kapasitas, kualitas dan etos kerja memiliki dan membesarkan kampus, Sistem Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB), Akreditasi Program Studi dan AIPT, serta perbaikan sarana prasarana.

Diyah Mintasih, S.Pd.I., M.Pd, menambahkan penyampaikan yaitu STAI Yogyakarta telah memiliki website, tapi perlu peningkatan pengelolaan, perlu memilik aplikasi SIAKAD, perlunya peningkatan jumlah mahasiswa baru, kelembagaan telah ada BPH yang perlu dimaksimalkan, lahan kampus berupa sertifikat wakaf, dan pengembangan sarana prasarana.

Dr. Drs. Senawi SNHB, M.P selaku Ketua LPTNU D.I.Yogyakarta, menyampaikan rasa bangga dan respect kepada STAI Yogyakarta, yang telah mapan dengan SDM, meski perlu pengembangan. LPTNU berharap semua PTNU di D.I.Yogyakarta dapat mengahasilkan lulusan yang cerdas unggul solih/solihah, memiliki skill dan berdaya saing. LPTNU memiliki komitmen untuk meningkatkan kapasitas SDM, peningkatan kurikulum dan membantu mengkoneksikan dalam perbaikan sarana prasana. Silahkan sampaikan hal-hal bisa dibantu oleh LPTNU agar STAI Yogyakarta berkembang, termasuk bila ingin bekerjasama dengan pondok pesantren dan bekerjasama dengan UNUYO (Dr. Anis Susila Abadi, S.T., M.Kom) dalam pengelolaan mahasiswa. Apalagi kampus ini adalah kampus tertua Nahdlatul Ulama yang harus memiliki keunggulan-keunggulan.

Kemudian penyampaian lain dari Drs. K.H. Ahmad Arifi, M.Ag, Dr. Anis Susila Abadi, S.T., M.Komm (UNUYO), Dr. Sukamta, M.A (STAISPA), Suharto, S.Ag., MM, Dr. Ulin Nuha, S.Pd.I., M.Pd.I., Umi Musaropah, S.Hum., S.Pd.I., M.Ag, Istarsidah, S.Pd.I., S.Pd., MSI, Ana Dwi Wahyuni, S.Pd.I.,  M.Pd.I, Ihyak, SHI., MHI, Mustolikh Khabibul Umam, S.Pd.I., M.Pd.I dan Daluti Delimanugari, S.Pd.I., M.Pd.I. untuk rekomendasi silaturahim dan kunjungan kerja ini adalah : 1). Kampus harus dikelola secara professional, 2). Penuhi komponen-komponen akreditasi untuk yang ada diisi dan yang belum ada kita hidupkan, 3). LPM sistem mutu harus jalan, 4). Unggulkan mahasiswa, 5). Koordinasi dengan Bupati sebagai penguasa wilayah dalam pengembangan kampus, 6). Aset kampus harus dikelola dan menghasilkan, 7). Human capital sebagai tujuan, 8). Kampus harus berkolaborasi bukan kompetisi, 9). Selalu bangun sikap optimis, 10). Dukung kerja dengan IT dan SEVIMA siap membantu IT, aplikasi SIAKAD, Repository “eprint”, 11). Prestasi akademik dan non akademik ditingkatkan, lulus tepat waktu dipertahankan, 12). Cari peluang-peluang beasiswa untuk mahasiswa, 13). Dokumen Statuta dan Renstra, 14). Buat program yang bagus dan menarik, dan 15). Buka wawasan dengan melakukan kunjungan ke Luar Jawa secara bersama dengan kampus lain, dengan membawa nama PBNU atau PTNU.