Wisuda ke-28, STAI Yogyakarta meluluskan 67 Sarjana

Wonosari (24/09) – Hari Sabtu, 24 September 2022 Sekolah Tinggi Agama Islam Yogyakarta (STAI Yogyakarta) melaksanakan Wisuda Sarjana Strata Satu (S-1) di Auditorium Gedung KH. R. Suwardiyono, BA kampus STAI Yogyakarta. Jumlah peserta wisuda sebanyak 67 orang, yang terdiri yaitu 42 orang dari Prodi Pendidikan Agama Islam (PAI), 7 orang dari Prodi Pendidikan Bahasa Arab (PBA) sebanyak, 8 orang dari Prodi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) dan 10 orang dari Prodi Ahwal Syakhsiyyah (AS) / Hukum Keluarga Islam (HKI). Sehingga total alumni STAI Yogyakarta sampai wisuda angkatan ke-28 adalah 3.841 orang. Statistika wisuda ke-28 yaitu lulus dengan indek prestasi tertinggi dan tercepat diraih oleh Arlita Oktalita, SH dari Prodi HKI dengan IPK 3,78, lulus terlama 14 semester yaitu Ida Ayu Pantari, S.Pd, lulus termuda yaitu Novi Nur Andini, S.Pd, dan lulus tertua yaitu Paimin, S.Pd serta ada 12 mahasiswa nominasi cumlaude terbaik.

Wisuda angkatan ke-28 STAI Yogyakarta dihadiri tamu undangan VIP yaitu Sekretaris Koordinator Kopertais III D.I.Yogyakarta Dr. Moh. Soehadha, S. Sos., M. Hum. Hadir pula Bupati Gunungkidul yang diwakili Kepala Bidang Sekolah Menengah Pertama Dinas Pendidikan yaitu Tijan, S.Sos., MM., dari Ketua Tanfidziyah PWNU D.I.Yogyakarta Dr. Drs. KH. Ahmad Zuhdi Muhdlor, SH., M.Hum, dari Penasehat BPH STAI Yogyakarta Drs. H. Mardiyo, M.Si, dari Sekretaris Pengurus BPH STAI Yogyakarta Dr. Sigit Purnama, M.Pd, dari Ketua Tanfidziyah PCNU Gunungkidul dan sekaligus Kepala Kantor Kementerian Agama Gunungkidul  yaitu Drs. KH. Sya’ban Nuroni, MA, Pengasuh PP Darul Qur’an Wal Irsyad KH. Haris Masduki, Lc., MSI dan Rektor IIQ An-Nur Dr. A. Sihabul Millah, S.Th.I., MA.

Ketua STAI Yogyakarta Diyah Mintasih dalam pidatonya menyampaikan selamat dan sukses kepada para wisudawan telah berhasil menyandang gelar sarjana. Wisuda merupakan sebuah seremonial yang menandai perubahan status, oleh karenanya silahkan lanjut studi S-2 atau melaksanakan tanggungjawab pengabdian di masyarakat, baik sebagai guru, konsultan ataupun dalam kegiatan sosial keagamaan lainnya.  Dengan predikat status sarjana yang melekat, ada tanggung jawab sosial yang dipikul yaitu tanggung jawab untuk merespons permasalahan atau kepedulian sosial. Disinilah anda dituntut beradaptasi dengan keahlian teknologi, komunikasi dan menjadi sumber daya yang unggul, tangguh, cerdas, memiliki etos kerja yang kompetitif/berdaya saing dan berjiwa inovatif. Selanjutnya para wisudawan, kami silahkan bergabung dengan IKA Alumni agar tidak putus komunikasi dengan almamater STAI Yogyakarta.

Tahun 2022 merupakan tahun perubahan STAI Yogyakarta, karena ada perubahan dan tindakan strategis yaitu : a). perkuliahan mahasiswa menjadi prioritas, tahun 2022 sudah dengan perkuliahan luring dan tetap menjaga protokol kesehatan; b). setiap Dosen STAI Yogyakarta wajib menjalankan peran tiga fungsi tridharma perguruan tinggi, yaitu pengajaran, penelitian dan pengabdian masyarakat. Tidak boleh dosen hanya mengajar saja, tanpa meneliti dan tanpa melakukan pengabdian, sehingga tridharma perguruan tinggi dapat dilaksanakan sekaligus; c). mahasiswa sudah mulai dengan perkuliahan di pagi hari, agar perkuliahan lebih efektif dan memberikan semangat kembali kuliah yang dua tahun hanya daring; d). mengaktifkan posisi dan fungsi masing-masing pejabat struktural. Seperti memperjelas tupoksi masing-masing pembantu ketua, memperjelas status Lembaga Penjaminan Mutu, status Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Lembaga laboratorium dan Perpustakaan, Pimpinan Prodi dan penambahan seorang dosen sebagai sekretaris prodi; dan terakhir e). Kampus STAI Yogyakarta telah memiliki 1 Dosen lulus Doktor yaitu Dr. Ulin Nuha, S.Pd.I., M.Pd.I, dan semoga dalam waktu dekat 8 Dosen yang sedang studi Doktor di UGM, UIN Sunan Kalijaga dan UII Yogyakarta segera lulus. Serta beberapa dosen, kami dorong untuk segera mendaftar kuliah Doktor baik secara dalam negeri ataupun luar negeri, apalagi sekarang banyak program bantuan beasiswa.

Tri Kusumastuti Nur Halizah, S.Pd mewakili wisudawan/wati menyampaikan sambutan kesan dan pesan. Disampaikan beberapa tahun yang lalu, pertama kali menginjakkan kaki di STAI  Yogyakarta sebagai mahasiswa baru dan hari ini adalah bukti tanggung jawab selama studi, hasil perjuangan, lika-liku tugas kuliah, menyusun makalah, tugas PPL/PKL di sekolah/di pengadilan, kegiatan KKN dan terakhir perjuangan menulis dan ujian skripsi. Kita dulu bertemu dengan latar belakang yang berbeda, pola pikir yang berbeda, tetapi dari perbedaan itulah yang membuat kami belajar saling memahami dan menghargai. STAI Yogyakarta menjadi tempat kami belajar, berdiskusi, membangun akhlak, dan berinteraksi. Mengabdi kepada masyarakat serta melakukan penelitian ilmiah untuk mewujudkan tri dharma perguruan tinggi sekaligus belajar memahami makna visi perguruan tinggi. Menjadi mahasiswa STAI Yogyakarta memberikan momen yang indah dan unik. Disini kami mendapat pengalaman yang luar biasa, kami belajar tentang arti dari suatu perjuangan, pantang menyerah, bekerja keras, kesabaran, pengorbanan dan konsekuensi. Tak ada pencapaian tanpa perjuangan, tak ada hasil tanpa proses. Apa yang kita dapati adalah cermin dari perjuangan selama ini. Hasil wisuda hari ini, tidak lepas dari dukungan dan bimbingan dari seluruh dosen, civitas akademika dan kedua orangtua/keluarga tercinta. Atas kesuksesan kuliah di STAI Yogyakarta, kami mengajak masyarakat untuk mengikuti jejak kami dan tanpa ragu-ragu, silahkan mendaftar dan kuliah di STAI Yogyakarta, karena kuliah di kampus ini biaya terjangkau, kualitas sangat terjamin dengan bukti dosen yang luar biasa – alumninya tersebar dan diterima sebagai ASN ataupun lahan pengabdian swasta lainnya, selain itu kampus dekat dengan lokasi panorama wisata alam dan pantai yang sangat indah, sejuk dan inspiratif.

Sekretaris Kopertais D.I.Yogyakarta Moh. Soehadha memberikan sambutan yang isinya selamat kepada STAI Yogyakarta yang telah mewisuda 67 mahasiswa. Seiring lahirnya UU No. 15 tahun 2022, kampus PTKI Swasta dituntut berubah menjadi Institut dan Universitas. Untuk mencapai itu, dosen diminta bergelar doktor, dosen dipacu akselerasi menjadi Lektor Kepala dan Guru Besar, LPTNU dan PWNU kami dorong untuk mendampingi dan mensupport STAI Yogyakarta. Untuk anda yang wisuda, ini masa depan cerah dengan tantangan yang harus diraih. Aspek bonus demografi kuncinya adalah ketekunan, karena banyak fakta “sukses lahir karena ketekunan”. Saat ini banyak konflik peran yaitu lulus dengan sukses, tapi tidak sejalur dengan studinya, yang penting anda selalu meningkatkan keterampilan soft skill, semangat dan bekal ketaqwaan. Terakhir silahkan anda berkontribusi ke masyarakat dan STAI Yogyakarta teruslah menggeliat dalam berkontribusi untuk masyarakat luas.

Ketua PWNU D.I.Yogyakarta Ahmad Zuhdi Muhdlor, dalam sambutan menyampaikan selamat atas kesuksesan para wisudawan. Dengan wisuda sebagai sarjana, ini dapat menjadi modal untuk meraih kesuksesan lain di masa datang, serta ini menjadi awal untuk mengabdi atau melanjutkan studi lanjut Magister. Lahan pengabdian tidak terbatas menjadi PNS, tetapi banyak pos yang menunggu keahlian dan pikiran anda. Nahdlatul Ulama sebagai organisasi mempunyai tugas untuk mewarnai peradaban bangsa dan dunia. Kader NU ditunggu untuk menjadi pemimpin sosial / masyarakat dan tidak hanya sebagai pemimpin formal. NU sebagai pelayanan masyarakat, ditunjukkan dengan hadirnya kampus STAI Yogyakarta sebagai perguruan tinggi yang mendidik dan mencetak sarjana. PWNU berkomitmen untuk selalu mendampingi dan mensupport STAI Yogyakarta agar dapat meningkatkan kualitas, perbaikan infrastruktur dan penambahan jumlah kuantitas mahasiswa.

Bupati Gunungkidul, dalam sambutan yang dibacakan Tijan menyampaikan rasa syukur dan selamat atas diraihnya gelar sarjana dengan berbagai bidang ilmuan masing-masing. Saat ini sarjana dituntut peka teknologi, Informasi dan komunikasi. Sikap dinamis, penguasaan komputer, digital, kemampuan bahasa asing, skill komunikasi adalah kunci sukses dunia kerja/usaha. Pemerintah dan masyarakat Gunungkidul, saat ini membuka diri dan menanti partisipasi saudara semua untuk memajukan Gunungkidul yang bermartabat.

Selain penyampaian sambutan tersebut, acara wisuda dilakukan dengan prosesi pemindahan kuncir wisuda dan penyerahan Ijazah – transkrip nilai oleh Ketua STAIYO Diyah Mintasih, S.Pd.I., M.Pd didampingi Pembantu Ketua I dan Para Ketua Program Studi. Pembacaan ikrar wisuda yang dipandu oleh M. Rasyid Al Rajib, SH dari Prodi HKI, do’a wisuda yang dipimpin Pengasuh PP Darul Qur’an Wal Irsyad KH. Haris Masduki, Lc., MSI dan terakhir acara sidang senat terbuka STAI Yogyakarta dengan agenda Wisuda ke-28 ditutup oleh Nurhidayatuloh, SEI., ME selaku Ketua Senat STAI Yogyakarta.