Uji Kompetensi Kewirausahaan Tersertifikasi BNSP

Wonosari, (17/09) – Hari Sabtu, 17 September 2022, Lembaga Sertfikasi Profesi (LSP) Talenta Wirausaha Nusantara sebagai pelaksana Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) berdasarkan No. Lisensi : BNSP-LSP-2073-ID dan No. SK : KEP.0357/BNSP/II/2022 melakukan Uji Kompetensi bidang Kewirausahaan Industri di Kampus STAI Yogyakarta, dengan menerjunkan Tim Asesor sebanyak 7 orang.

Menurut Dr. Ulin Nuha, S.Pd.I., M.Pd.I selaku Panitia dan Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) STAI Yogyakarta menyampaikan bahwa uji kompetensi kewirausahaan ini untuk mendukung skill mahasiswa yang akan lulus sebagai sarjana, dan meningkatkan kualitas skill dosen dalam pengajaran mata kuliah kewirausahaan serta mendukung kegiatan pengabdian masyarakat dalam bidang kewirausahaan diluar tugas pengajaran. Kewirausahaan mempunyai bertujuan yaitu : a). membuka lapangan kerja dan mendukung munculnya UMKM; b). meraih keuntungan atau meningkatkan kesejahteraan masyarakat;  dan c). memotivasi orang lain atau menumbuhkan semangat berinovasi.

Kegiatan Uji Kompetensi akan diikuti oleh 60 orang yang terdiri 15 Dosen dan 45 Mahasiswa. Semula akan diikuti 100 orang dari Dosen dan Mahasiswa, tetapi pada saat dilaksanakan Uji Kompetensi oleh Asesor LSP Talenta Wirausaha Nusantara, peserta yang hadir di kampus hanya 60 orang, sementara 40 orang lainnya, ijin dengan alasan sakit, bentrok dengan kegiatan lain dan tanpa konfirmasi. Sehingga kebijakan LPPM, 40 orang yang tidak hadir dinyatakan Gugur Uji Kompetensi dan quota 40 orang dikembalikan ke LSP Talenta Wirausaha Nusantara.

Nurhidayatullah, ME selaku Manajer Sertifikasi LSP Talenta Wirausaha Nusantara menyambutkan bahagia atas animo peserta yang sungguh-sungguh mengikuti uji kompetensi ini. Setiap peserta diuji kemampuan dari 12 (dua belas) instrumen uji kompetensi kewirausahaan industri. Setiap peserta diuji oleh 1 Asesor dengan menggunakan instrument uji kompetensi tersebut. Dengan uji kompetensi ini, maka yang dinyatakan lulus berhak atas sertikat kompetensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

Saat ini setiap perusahaan yang membutuhkan karyawan, pasti mencari SDM yang mampu melakukan pekerjaan dengan baik, tepat dan memiliki kompetensi sebagai calon karyawan yang professional, mampu melaksanakan job desc-nya sesuai dengan indikator kompetensi yang diharapkan. Kompetensi ini ditunjukkan dengan sertifikasi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) melalui Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) sebagai pelaksananya. Manfaat dan keunggulan mendapatkan Sertifikasi ini adalah : a). meningkatkan rasa percaya diri terhadap kemampuan yang dimiliki; b). mampu mengetahui tingkat kemampuan masing-masing; c). membantu meningkatkan akses dalam mengembangkan diri; dan d). lebih mudah bagi perusahaan untuk menyaring calon karyawan yang kompeten; serta e). keunggulan utama adalah sertifikat memiliki kredibilitas yang diakui secara global, Asia Tenggara dan dunia internasional.

M. Rasyid Al Rajib, salah peserta Uji Kompetensi dari Program Studi Hukum Keluarga Islam (HKI) menyatakan senang karena telah mendapatkan beasiswa untuk mengikuti Pelatihan dan Uji Kompetensi Kewirausahaan ini secara gratis. Diakui dengan sertifikat kompetensi kewirausahaan dari BNSP ini, menjadikan lebih percaya diri dan siap berkompetisi atau berkolaborasi dalam kewirausahaan, apalagi saat ini akan lulus sebagai Sarjana yang dituntut memiliki skill dan kemampuan berwirausaha. Pembekalan ini, menjadi ‘kecemburuan’ lulusan / wisudawan terdahulu, karena baru tahun ini mendapatkan fasilitas uji kompetensi di kampus sendiri dan ikut secara gratis tidak dibebani biaya. Sementara pelatihan sejenis, diluar kampus bisa berbayar dan lokasi jauh dari Gunungkidul. semoga kegiatan semacam ini, dapat selalu dilaksanakan di periode yang akan datang dan membeli calon wisudawan menjadi sarjana dari Kampus STAI Yogyakarta. (UN)