STAI YOGYAKARTA PRAKTEK PERADILAN DI PA WONOSARI

(Kabar STAI Yogyakarta) – Mahasiswa Semester 7 Program Studi Ahwal Syakhsiyyah (Hukum Keluarga Islam) Sekolah Tinggi Agama Islam Yogyakarta (STAI Yogyakarta) sedang melakukan Praktek Peradilan di Pengadilan Agama Wonosari. Praktek Peradilan berlangsung sejak tanggal 4 Oktober 2021 s/d 10 November 2021. Kegiatan Praktek Peradilan ini dilakukan 2 (dua) Kelompok mahasiswa. Kelompok A yang terdiri 6 (enam) yaitu Asih Siyang Siyang, Ilham Pangestu Sudiro, Riki Mahendra, Syukron Makmun, Muhammad Farid dan Fathul Mudib. Kemudian untuk kelompok B yang berjumlah 5 (lima) mahasiswa yakni Karomatul Wasiyati, Arlita Oktalika, Muhammad Nur Rohman, Ahmad Fauzi, dan Miftah Romadhon A.

Kegiatan Praktek Peradilan difokuskan pada pemahaman administrasi kepaniteraan, administrasi kesekretariatan, alur berperkara, proses persidangan di Pengadilan Agama dan mengenai keterampilan praktek persidangan secara mikro (sidang semu). Para mahasiswa diserahkan langsung oleh Ketua STAI Yogyakarta Diyah Mintasih, S.Pd.I., M.Pd dan didampingi Kaprodi Ahwal Syakhsiyyah (Hukum Keluarga Islam) yang sekaligus sebagai DPL Praktek Peradilan yaitu Ihyak, SHI., MHI. Penyerahan Praktek Peradilan dilaksanakan pada tanggal 4 Oktober 2021 bertempat di Ruang Media Center Pengadilan Agama Wonosari, dan diterima langsung oleh Ketua Pengadilan Agama Wonsosari Rogaiyah, S.Ag, yang didampingi Wakil Ketua Pengadilan Agama Wonosari Reny Hidayati, S.Ag., S.H., M.H.I. dan Sekretaris Pengadilan Agama Wonosari Taslim, S.H.

Ketua STAI Yogyakarta Diyah Mintasih, S.Pd., M.Pd menerangkan bahwa kegiatan Praktek Peradilan ini dilakukan agar menambah keilmuan dan pengalaman bagi mahasiswa selama berada di Pengadilan Agama Wonosari. Kegiatan Praktek Peradilan sangat penting bagi Mahasiswa untuk menambah pemahaman dan pengalaman mengenai administrasi pengadilan dan tata cara alur persidangan di Pengadilan Agama Wonosari. Selain itu kegiatan ini, untuk mempererat silaturrahmi dan hubungan antara STAI Yogyakarta dengan Pengadilan Agama Wonosari yang sudah terjalin sejak lama.

Ihyak, SHI., MHI selaku dosen pembimbing Praktek Peradilan juga memberikan motivasi dan bimbingan kepada para mahasiswa. Belajarlah yang sungguh-sungguh selama praktek peradilan, karena nanti banyak pengalaman yang hal-hal baru yang belum pernah anda dapat selama di bangku perkuliahan. Ini kesempatan yang sangat berharga dan harus anda manfaatkan sebaik-baiknya. Sekaligus selama praktek peradilan, jaga nama baik kampus STAI Yogyakarta dan nama baik lembaga Pengadilan Agama Wonosari. Semoga anda semua dapat mengikuti kegiatan Praktek Peradilan dengan baik dan dapat menambah pengalaman yang berarti.

Kegiatan Praktek Peradilan di PA Wonosari, dipandu dan dibimbing oleh Panitera Pengadilan Agama Wonosari Ahmad Fatkhurohman, S.H., M.H. dan oleh Mya Shita Rini, SE., SH selaku Kasubbag Kepegawaian, Organisasi dan Tata Laksana. Selama Praktek Peradilan, mahasiswa akan mempelajari mengenai administrasi kepaniteraan, mengenai prosedur persidangan dan alur berperkara di Pengadilan Agama Wonosari. Selain itu mahasiswa juga dibagi dalam beberapa kelompok untuk ditugaskan di beberapa bagian di Pengadilan Agama Wonosari yaitu bagian PTSP (Pelayanan Terpadu Satu Pintu), bagian pelayanan dan bagian pendaftaran persidangan. Dari ketiga bagian tersebut, diisi masing-masing bagian 2 (dua) mahasiswa dan kemudian dilakukan pergantian tugas mahasiswa antara bagian satu dengan bagian lain setiap minggu guna memahami alur berperkara di Pengadilan Agama secara runtut. Demikian dijelaskan Arlita Oktalika, mahasiswa peserta praktek peradilan.

Dibagian PTSP mahasiswa dengan pembimbing Ary Dian Iswahyudi, S.T. mengamati dan mempelajari mengenai pendaftaran berperkara, prosedur berperkara, syarat – syarat yang harus dipenuhi bagi pihak – pihak yang berperkara, serta mengetahui secara pasti rincian panjar biaya berperkara di Pengadilan Agama Wonosari. Selain itu mahasiswa diberi tugas mengisi register perkara masuk dan pendaftaran masuk ke dalam Buku Register yang akan digunakan sebagai Arsip. Mahasiswa diajari dan dipersilahkan untuk input data berkas perkara ke dalam aplikasi Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) Pengadilan Agama Wonosari. Pelayanan PTSP Pengadilan Agama Wonosari menerima pelayanan pendaftaran perkara, Pos Bantuan Hukum (POSBAKUM) untuk membantu pihak yang berperkara dalam membuat gugatan, pelayanan pengambilan akta cerai, penetapan permohonan, dan putusan dari pengadilan. Selain itu, mahasiswa mendampingi masyarakat dalam mengisi indeks kepuasan masyarakat setelah selesai berperkara dan menerima akta cerai, penetapan permohonan, dan putusan. Di bagian kasir, mahasiswa ditugaskan merekap transaksi biaya perkara. Selanjutnya apabila terdapat sisa biaya dari suatu perkara, maka kasir akan menjelaskan mengenai semua biaya perkara serta uang sisa dari biaya tersebut yang kemudian dikembalikan kepada Pihak yang berhak. Ujar Syukron Makmun, mahasiswa peserta praktek peradilan.

Pada bagian pelayanan mahasiswa diberi tugas dalam pengarsipan berkas berkas SOP pegawai, mulai dari pencetakan, penggandaan dan kearsipan berkas – berkas yang berada di Pengadilan Agama Wonosari. Mahasiswa diberi tugas menerima layanan informasi melalui telepon bagi pihak yang menghubungi Pengadilan Agama Wonosari via telepon. Kemudian pada bagian pendaftaran sidang mahasiswa menjaga pendaftaran sidang, memberikan informasi, dan memberikan arahan mengenai pendaftaran persidangan kepada pihak – pihak yang berperkara di Pengadilan Agama Wonosari. Kegiatan digilir setiap minggunya untuk pembagian tugas pada bagian – bagian yang telah ditentukan. Hal ini dilakukan agar semua mahasiswa bisa merasakan dan mengerti mengenai setiap bagian – bagian yang ada di Pengadilan Agama Wonosari, tutur Ketua Kelompok Fathul Muadib.

Selama kegiatan Praktek Peradilan di Pengadilan Agama Wonsoari mahasiswa mendapatkan pengalaman yang banyak dan menarik seperti mengetahui kasus – kasus yang terjadi dan alasan dari beberapa perkara di wilayah yurisdiksi Pengadilan Agama Wonosari. Mahasiswa juga mendapatkan pengalaman kondisi dunia kerja dalam memberikan pelayanan dan informasi kepada pihak pihak yang berperkara dan mendapatkan pengalaman yang tidak terduga seperti adanya komplain dari para pihak yang berperkara. Semoga dengan pengalaman yang didapatkan selama kegiatan Praktek Peradilan di Pengadilan Agama, menjadi bekal mahasiswa untuk masa depan dan sebagai contoh serta memotivasi bagi mahasiswa lain khususnya mahasiswa adik-adik semester bawah.