Benchmark STAI Yogyakarta ke UNUSA Surabaya

(Surabaya, 16/11) – Kampus Sekolah Tinggi Agama Islam Yogyakarta (STAI Yogyakarta) diwakili Diyah Mintasih, S.Pd.I., M.Pd sebagai Ketua STAI Yogyakarta dan Hudan Mudaris, SEI., MSI sebagai Pembantu Ketua III STAI Yogyakarta, bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama melakukan Benchmark kunjungan ke Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (UNUSA) pada tanggal 16 November 2022.

Diyah Mintasih dalam kunjungan mengenalkan sekilas profil STAI Yogyakarta yaitu merupakan perguruan tinggi keislaman yang secara kelembagaan berada dalam Badan Hukum Perkumpulan Nahdlatul Ulama (NU) dan dibentuk oleh Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) D.I.Yogyakarta, pada tanggal 30 November 1971. Kampus STAI Yogyakarta, pertama berdiri dengan nama Universitas Nahdlatul Ulama (UNNU) Yogyakarta (30 November 1971), kemudian tahun 1972 berubah nama menjadi Universitas Islam Yogyakarta (UIY) dan tahun 1988 berubah nama lagi menjadi Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Yogyakarta (STITY) dan sejak tahun 2011 beralih status menjadi STAI Yogyakarta.

Pilihan kunjungan ke kampus UNUSA, karena kampus ini merupakan Perguruan Tinggi dibawah LPTNU yang maju pesat di Surabaya Jawa Timur. Sehingga memicu STAI Yogyakarta untuk melakukan kunjungan studi tiru dan melakukan penandatanganan kesepahaman bersama kampus UNUSA. Dalam kegiatan ini, STAI Yogyakarta bersama dengan Pengurus dan 5 kampus di PTNU se-D.I.Yogyakarta yaitu UNU Yogyakarta, IIQ An-Nur, STAI Pandanaran, STIEBI al-Muksin, dan STIEWIHA.

Rektor UNUSA Prof. Dr. Ir. Achmad Jazidie, M.Eng menyambut baik kunjungan yang dilakukan tim LPTNU D.I.Yogyakarta ke UNUSA. Kedatangan LPTNU D.I.Yogyakarta menjadi kebanggaan tersendiri bagi UNUSA sekaligus menjadi pengingat untuk menjadi yang terbaik. “Saya merasa terharu dengan kehadiran LPTNU D.I.Yogyakarta, sehingga UNUSA harus bisa menjaga mutu yang sudah baik ini untuk menjadi lebih baik lagi kedepannya,” ungkapnya.

Achmad Jazidie mengungkapkan bahwa strategi pengembangan yang sistematik UNUSA antara lain : 1). tata kelola kelembagaan yang kuat, seperti : review statuta, dst … yang sesuai kultur dan ekosistem yang diharapkan; 2). SDM, percepatan kenaikan jabatan fungsional akademik, dengan penguatan bank data dokumen tridharma dosen/tendik; 3). jaminan mutu sebagai kendaraan utama pengembangan PT, semua kegiatan terfokus pada pengembangan: Tridharma dengan 9 kriteria dan standar mutu PT; 4). pembagian tablet kepada semua MABA, untuk mendukung mahasiswa melek IT dan kelancaran studi. Harga tablet sudah diperhitungkan dalam UKT selama 8 semester; dan 5). memfasilitasi kegiatan kemahasiswaan yang berorientasi prestasi sesuai visi misi PT.

Jazidie menjelaskan kunjungan LPTNU D.I.Yogyakarta ini menjadi salah satu tujuan UNUSA yang ingin bersama-sama dengan LPTNU untuk memajukan dunia pendidikan yang dimiliki Nahdlatul Ulama (NU). “Kami ingin bersama-sama untuk maju dan menjadi lebih baik lagi kedepannya,” ucap pria yang menjabat sebagai ketua LPTNU Jawa Timur.

Jazidie membuka peluang untuk STAI Yogyakarta dan kampus PTNU se-D.I.Yogyakarta  untuk belajar ke UNUSA. “Kami membuka diri dengan tangan terbuka untuk dipelajari atas apa yang dimiliki UNUSA, termasuk kami juga akan belajar apa yang belum ada di UNUSA dari Perguruan tinggi yang ada di Yogyakarta,” ungkapnya.

Sedangkan, Ketua LPTNU DIY, Dr. Drs. Senawi SNHB, MP menjelaskan kunjungan ini dilakukan lantaran sebagai upaya membangun perguruan tinggi yang ada di Yogyakarta lebih baik. “Melihat perkembangan yang pesat kami ingin mencontoh UNUSA yang menjadi perguruan tinggi yang cukup baik,” terangnya. Kemajuan yang pesat mulai dari mutu internal seperti SDM, tata kelola organisasi serta kemajuan teknologi menjadi salah satu yang ingin dicontoh. Memiliki teknologi yang baik seperti pembelajaran melalui e-Sorogan, merupakan kekaguman atas langkah yang dilakukan UNUSA. “Ini menjadi semangat kami untuk mencontoh UNUSA yang cukup pesat peningkatannya”, apalagi kami di Yogyakarta sudah memiliki kampus STAI Yogyakarta, yang usianya juga mencapai setengah abad (51 tahun), jadi kami sama-sama ingin membangun perguruan yang baik,” ujar Senawi.