Benchmark STAI Yogyakarta ke UNISMA Malang

(Malang, 17/11) – Kampus Sekolah Tinggi Agama Islam Yogyakarta (STAI Yogyakarta) melakukan Benchmark kunjungan ke Universitas Islam Malang (UNISMA) pada tanggal 17 Novembver 2022. Kunjungan dilakukan oleh Diyah Mintasih, S.Pd.I., M.Pd selaku Ketua STAI Yogyakarta, yang didampingi Hudan Mudaris, SEI., MSI sebagai Pembantu Ketua III STAI Yogyakarta, bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama, bersama dengan Pengurus dan 5 kampus di PTNU se-D.I.Yogyakarta yaitu UNU Yogyakarta, IIQ An-Nur, STAI Pandanaran, STIEBI al-Muksin, dan STIEWIHA.

Hudan Mudaris dalam kunjungan menyampaikan mengapa memilih kunjungan ke kampus UNISMA adalah karena kampus ini merupakan Perguruan Tinggi dibawah LPTNU tertua atau usia 48 tahun dan telah mengalami banyak kemajuan. Sehingga memicu STAI Yogyakarta bersama LPTNU D.I.Yogyakarta untuk melakukan kunjungan Studi Tiru dan melakukan penandatanganan kesepahaman bersama kampus UNISMA di Malang Jawa Timur. Disampaikan pula sekilas profil STAI Yogyakarta yaitu merupakan perguruan tinggi keislaman yang secara kelembagaan berada dalam Badan Hukum Perkumpulan Nahdlatul Ulama (NU) dan dibentuk oleh Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) D.I.Yogyakarta, pada tanggal 30 November 1971. Kampus STAI Yogyakarta, pertama berdiri dengan nama Universitas Nahdlatul Ulama (UNNU) Yogyakarta (30 November 1971), kemudian tahun 1972 berubah nama menjadi Universitas Islam Yogyakarta (UIY) dan tahun 1988 berubah nama lagi menjadi Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Yogyakarta (STITY) dan sejak tahun 2011 beralih status menjadi STAI Yogyakarta.

Rektor UNISMA Prof. Dr. H. Masykuri Bakri, M.Si menyambut baik kunjungan yang dilakukan LPTNU D.I.Yogyakarta di UNISMA. Dalam kunjungan ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi UNISMA sekaligus menjadi penanda untuk selalu meningkatkan kemajuan dan terbaik. “Saya merasa senang atas kunjungan tim PTNU D.I.Yogyakarta,  UNISMA harus bisa menjaga mutu yang sudah baik ini untuk menjadi lebih baik lagi kedepannya.

Masykuri Bakri, menyampaikan beberapa strategi dalam mengembangkan Perguruan Tinggi yang unggul dan berkualitas, antara lain yaitu : 1). dikelola denagn hari, ketulusan dan keikhlasan, totalitas kerja tanpa batas waktu dan upah; apa yang dapat dilakukan bukan apa yang didapatkan; 2). kejujuran dan ketulusan, untuk keberkahan; 3). spiritualitas yang kokoh, baca al-Qur’an, sholawatan, istighosah, sholat berjama’ah, dan sebagainya; 4). Kerukunan dan kebersamaan, jangan ada intrik dan fitnah; 5). jangan ada titik-titik yang kurang bermakna. Semua penampakan yang tidak layak perlu segera diperbaiki; dan 6). gerakan kebangkitan Islam.

Disampaikan kunjungan PTNU D.I.Yogyakarta ini merupakan Kerjasama yang bagus membangun bersama-sama dengan PTNU untuk memajukan dunia pendidikan yang dimiliki Nahdlatul Ulama (NU).” UNISMA membuka peluang untuk STAI Yogyakarta dan semua PTNU D.I.Yogyakarta untuk belajar ke UNISMA dalam bidang Pendidikan untuk penjaminan mutu.

Ketua LPTNU D.I.Yogyakarta, Dr. Drs. Senawi SNHB. MP mengungkapkan bahwa kunjungan ini dilakukan sebagai upaya membangun perguruan tinggi yang ada di Yogyakarta lebih baik. Melihat perkembangan teknologi dan ilmu pengetahuan yang pesat, kami ingin mencontoh UNISMA yang menjadi perguruan tinggi yang unggul. Kemajuan yang pesat dalam penerapannya, sistem untuk pelaksanaan Merdeka belajar kampus merdeka, UNISMA sudah memulai dari mutu internal seperti SDM, tata kelola organisasi serta kemajuan teknologi menjadi salah satu yang ingin contoh sehingga siap berkolaborasi dengan berbagai Perguruan Tinggi di Indonesia dan juga Perguruan Tinggi yang ada di luar Negeri. Ada 25 Negera yang sudah bekerja sama dengan UNISMA dan pertukaran pelajar asing yang ada di Pasca Sarjana UNISMA. Prestasi yang sungguh membanggakan untuk mengembangkan PTNU.