Prodi HKI, Bekali Mahasiswa Skill Penulisan Karya Ilmiah Hukum

(Wonosari, 12/11) – Program Studi Hukum Keluarga Islam (HKI) Sekolah Tinggi Agama Islam Yogyakarta (STAI Yogyakarta) dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun STAI Yogyakarta ke-51 dan membekali skill mahasiswa, menyelenggarakan Workshop Penulisan Karya Ilmiah Bidang Hukum pada tanggal 12 November 2022 di Aula Lt. 2 Gedung Drs. KH. Mardiyo, M.Si Kampus STAI Yogyakarta. Workshop menghadirkan 2 narasumber yaitu Gufron, SHI., MH selaku Peneliti Sosiologi Hukum dan Ihyak, SHI., MHI selaku Kaprodi HKI STAI Yogyakarta, dengan Moderator Tri Darmini selaku mahasiswa HKI dan Duta Baca Gunungkidul.

Ricy Fatkhurrohman, SHI., MHI sebagai Sekprodi HKI STAI Yogyakarta dalam sambutan menyampaikan terima kasih kepada kedua narasumber yang bersedia memberikan materi, terima kasih kepada seluruh mahasiswa HKI yang sangat antusias mengikuti kegiatan ini, serta kepada Pimpinan STAI Yogyakarta yang selalu menyupport Prodi untuk selalu meningkatkan kualitas akademik mahasiswa, peningkatan pelayanan terbaik kepada mahasiswa, seperti kegiatan ini. Kegiatan workshop ini, sengaja dilaksanakan untuk membekali mahasiswa dalam bidang penulisan karya ilmiah. Hal ini demi menunjang mahasiswa dalam menulis makalah tugas perkuliahan, penyusunan laporan PKL-Praktek Peradilan-KKN dan praktikum hukum lainnya, menulis tugas akhir dalam penelitian atau menyusun skripsi.

Gufron dalam paparan materi workshop menyampaikan tema : “academic writing & metode penelitian.” Mengawali dengan kalimat motivasi yaitu : “bahkan ketika bengong, seorang penulis sebenarnya sedang bekerja.” Ini artinya seorang peneliti ketika tampak bengong atau melamun, sesungguhnya sedang bekerja mencari inspirasi gagasan. Karena penelitian adalah investigasi, kontrol, observasi, pemantauan, pemeriksaan, pemonitoran, penelitian, pengamatan, pengawasan, pengendalian, peninjauan, penyelidikan, penyidikan, riset (Tesaurus.Kemdikbud). Penelitian dilakukan dengan prosedur yaitu menentukan masalah atau topik riset, menyusun pertanyaan riset dan tujuan, menentukan metodologi (telaah konsep, konsep, teori, metode) yang akan digunakan dan kerja-kerja teknik penulisan ilmiah.

Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam penulisan karya ilmiah yaitu menulis abstrak, menyusun redaksi judul, menyusun outline, mengumpulkan/membaca dan mereview karya-karya terkait, mencermati data-data yang dihimpun, melakukan penulisan dan mendasarkan pada abstrak, outline. Sementara teknik penulisan ilmiah yang baik harus memiliki kemampuan yaitu : a). penguasaan masalah/topik seperti penulisan judul, latar belakang dan pertanyaan & tujuan riset; b). metodologi meliputi konsep dan literatur, teori dan metode; dan c). pembahasan meliputi penyuguhan data dan analisis/diskusi. Teknik penulisan lain yaitu acuan baku yang ditetapkan dalam lingkup terbatas, jelas dan pasti, diterapkan secara konsisten, aturan penulisan: heading, body teks, pengacuan, pustaka, tanda baca, peristilahan, dan seterusnya, gaya dan format penyajian artikel dan gaya bahasa. Terkait bahasa yaitu : a). hindari bahasa: subjektif, khutbah, lisan, pop; b). penggunaan bahasa yang baku dan standar  : PUEBI, En-UK, En-US: penulisan kata dan tanda baca, cek selalu istilah dalam kamus : KBBI, Webster, Oxford, pakai spelling-check; c). sistematis dalam uraian : bedakan sub judul dan narasi, bedakan paragraf dan kalimat, bedakan frasa dan kalimat. Terakhir dalam menulis perhatikan penggunaan yang tepat dalam penulisan huruf kapital, huruf miring, kata depan vs awalan, tanda titik, tanda koma, tanda baca lainnya, kalimat baku – tidak baku, hindari plagiasi dengan menggunakan teknik parafrase.

Sementara Ihyak, dalam paparan materi workshop menyampaikan bahwa mahasiswa dalam menulis skripsi untuk selalu menggunakan buku pedoman penulisan skripsi yang ditetapkan kampus, tidak mencontoh penulisan skripsi sebelumnya, karena bisa jadi acuan skripsi yang digunakan betul dan bisa salah, sehingga silahkan langsung merujuk pada buku pedoman. Terkait yang disampaikan narasumber pertama, silahkan diperhatikan dan itu juga sudah diatur dalam buku pedoman. Sehingga mahasiswa menulis skripsi atau makalah, selalu menjadikan buku pedoman sebagai rujukan. Menulis jangan model copy-paste tulisan dari internet, gunakan buku rujukan dari sumber awalnya, tulisan arab diketik bukan dari copy-paste, sehingga laptopnya silahkan diinstal aplikasi arab, tulisan arab tidak pakai terjemah, perdalam diskusi dalam analisis dengan meruju metode penelitian dan kajian teori, ketika bingung – segera konsultasi dengan dosen pembimbing dan jangan larut dalam kebingungan.

Selesai pemaparan dari kedua narasumber, acara dilanjutkan sessi tanya jawab dari peserta workshop yang dipandu moderator dan selanjutnya pertanyaan direspon balik oleh narasumber. Sebelum acara diakhiri, Kaprodi menyampaikan agar mahasiswa yang belum seminar proposal untuk segera mengajukan, yang telah seminar segera direvisi agar memperoleh penetapan dosen pembimbing dan yang mengalami kebingungan atau belum melangkah, segera berkonsultasi dengan dosen klinik masing-masing dan mulai kegiatan penulisan. Ingat, bisa berakhir ujian munaqosyah, itu dimulai dari tahapan mulai menulis dan tidak ujug-ujug. Buatlah jadwal atau target penulisan secara mandiri. (Rcy)