PERESMIAN PENAMAAN MASJID KI AGENG GIRING STAI YOGYAKARTA

(Wonosari, 28/11) – Seiring dengan momentum hari ulang tahun ke-50, Sekolah Tinggi Agama Islam Yogyakarta (STAI Yogyakarta) melakukan peresmian nama Masjid Ki Ageng Giring Kampus STAI Yogyakarta, pada tanggal 28 November 2021. Kegiatan peresmian dihadiri oleh para pimpinan, dosen dan mahasiswa STAI Yogyakarta. Penarikan benang secara simbolik dalam acara launching atau penamaan Masjid Ki Ageng Giring dilakukan oleh Drs. KH. Mardiyo, M.Si, yang didampingi keluarga, beliau adalah wakif tanah dan bangunan masjid dan kampus STAI Yogyakarta, dan sekaligus Ketua STAI Yogyakarta Periode 1999-2020. Acara simbolik, juga dihadiri oleh Dr. H. Ahmad Bahiej, SH., M.Hum sebagai Ketua Badan Pengelola Harian (BPH) STAI Yogyakarta, yang belum lama ini diangkat oleh Menteri Agama RI sebagai Kepala Biro Hukum dan Kerjasama Luar Negeri Sekretariat Kementerian Agama RI.

Penamaan Masjid Ki Ageng Giring terinspirasi dari Kampus STAI Yogyakarta yang berlokasi di Jalan Ki Ageng Giring, Bansari, Kepek, Wonosari, GunungKidul. Selain itu Ki Ageng Giring adalah tokoh yang bersejarah dalam Mataram Islam di Gunungkidul (baca: https://bit.ly/historiKiAgengGiring). Penamaan Masjid ini dikukuhkan dalam Surat Keputusan Ketua STAI Yogyakarta No. 139 Tahun 2021 tentang Nama Masjid Kampus STAI Yogyakarta tertangal 22 Oktober 2021. Semula bangunan adalah berupa musholla (langgar), kemudian Ketua STAI Yogyakarta berkomitmen mengupgrade, mengangkat takmir, mengaktifkan jamaah sholat lima waktu, melaksanakan sholat jum’ah dan mengaktifkan/memakmurkan dengan kegiatan keagamaan lainnya di Masjid Ki Ageng Giring kampus STAI Yogyakarta. Sehingga nuansa kampus menjadi lebih semarak, hidup dan nyaman untuk kegiatan proses belajar mengajar.

Selain penamaan Masjid Ki Ageng Giring, beberapa gedung di lokasi kampus STAI Yogyakarta diberi nama yang berasal dari tokoh-tokoh yang berjasa bagi STAI Yogyakarta dan Nahdlatul Ulama (NU), antara lain yaitu Gedung Auditorium KH. R. Suwardiyono, BA, gedung ini biasa dipakai sebagai pertemuan dan wisuda; Gedung Drs. KH. Mardiyo, M.Si, yang lokasi di sebelah timur dan depan masjid; Gedung Drs. KH. Asyhari Marzuqi, yang berlokasi disebelah utara menghadap selatan dan terakhir Gedung K.H. Abdurrahman Wahid, yang berlokasi di sebelah barat menghadap ke timur dan selatan. Demikian dibeberkan oleh Suharto, S.Ag., MM selaku Pembantu Ketua II bidang Administrasi dan Keuangan.

Komitmen pimpinan kampus dengan usia STAI Yogyakarta yang ke – 50, selain penamaan gedung-gedung sebagai ciri khas dan penghormatan kepada para tokoh, STAI Yogyakarta akan memperbaiki sarana prasarana kampus, membangun dan mengembangkan fasilitas kampus sehingga menjadi kampus yang nyaman untuk proses perkuliahan dan kegiatan lain penunjang akademik. Saat ini, sedang direnovasi ruang pelayanan PTSP, pembangunan ruang baca dan pembuatan ruang meeting VIP. Berbagai program telah direncanakan dalam Rapat Kerja Pimpinan STAI Yogyakarta pada tanggal 6-7 November 2021 di Penginapan Kukup Indah Kawasan Pantai Kukup Gunungkidul. Insya Allah dan Bismillah, dengan izin Allah SWT, Kampus STAI Yogyakarta akan betul-betul jaya dan ternama, kampus Islam dan Modern. Sentral akademik pendidikan tinggi di kawasan Wonosari Gunungkidul, melahirkan Sarjana Pendidikan (S.Pd), Sarjana Hukum (SH) dan Sarjana Ekonomi (SE). Demikian ujar Hasanudin, Kepala Tata Usaha dan Rumah Tangga STAI Yogyakarta.