IKRAR WAKAF TANAH UNTUK STAIYO

Wonosari (15/04) – Awal bulan Ramadhan 1442 H, Drs. Mardiyo, M.Si didampingi istri dan keluarga melakukan ikrar wakaf 4 (empat) bidang Tanah Sertifikat Hak Milik dengan luas lebih dari 6.000 m² yang diatasnya berdiri bangunan Masjid, Aula Bawah, Aula Atas, Gedung Kelas untuk kampus Sekolah Tinggi Agama Islam Yogyakarta (STAIYO) Wonosari. Prosesi penandatanganan ikrar wakaf dilakukan dihadapan Sabit Mustamil, S.Ag., MA selaku Pejabat Pembuat Akta Ikrar Wakaf (PPAIW) / Kepala KUA Kecamatan Wonosari, antara Wakif (Pemberi Wakaf) Drs. Mardiyo, M.Si dengan Nadzir (Pengelola Tanah Wakaf) yaitu PWNU D.I.Yogyakarta yang diwakili oleh H. Fahmy Akbar Idris, SE., MM selaku Wakil Ketua PWNU DI.Yogyakarta, dengan disaksikan H. Arief Gunadi, S.Ag., M.Pd.I selaku Kepala Kementerian Agama Kabupaten Gunungkidul dan sekaligus sebagai Ketua PCNU Kabupaten Gunungkidul, yang didampingi Ahmad Mun’im sebagai Ketua Lembaga Wakaf dan Pertanahan PCNU Kabupaten Gunungkidul, dan disaksikan oleh Ketua BPH STAIYO Dr. H. Ahmad Bahiej, SH., M.Hum, H. Zudi Rahmanto, S.Ag., M.Ag, Pembina BPH K.H. Kharis Masduqi, serta beberapa anggota keluarga dari Drs. Mardiyo, M.Si.

Sabit Mustamil, S.Ag., MA sebagai PPAIW menyampaikan syukur kepada Allah SWT dan sekaligus bangga kepada Drs. Mardiyo, M.Si. sekeluarga yang telah melakukan wakaf tanah, lebih-lebih dilakukan di bulan suci Ramadhan yang penuh dengan barokah. Wakaf adalah bentuk amalan yang dianjurkan dalam agama Islam, regulasi UU No. 41 tahun 2004 tentang Wakaf dan Inpres No. 1 tahun 1991 tentang Kompilasi Hukum Islam pada Buku III Hukum Perwakafan. Menurut pasal 1 ayat (1) UU Wakaf, pengertian wakaf adalah perbuatan hukum wakif untuk memisahkan dan/atau menyerahkan sebagian harta benda miliknya untuk dimanfaatkan selamanya atau untuk jangka waktu tertentu sesuai dengan kepentingannya guna keperluan ibadah dan/atau kesejahteraan umum menurut syariah. Semoga dengan wakaf tanah ini, Bapak Drs. Mardiyo, M.Si. sekeluarga rezekinya makin lancar, diberikan kesehatan dan umur panjang dari Allah SWT, mendapatkan pahala yang tidak akan putus manakala tanah wakaf ini selalu dimanfaatkan dan dikelola untuk kemajuan Agama dan bangsa. Apalagi wakaf tanah ini adalah untuk lembaga pendidikan kampus STAIYO yang setiap saat dan setiap tahun mendidik, mempersiapkan dan meluluskan generasi calon pemimpin agama dan bangsa.

Drs. Mardiyo, M.Si. sebagai wakif menyampaikan terima kasih kepada Sabit Mustamil, S.Ag., MA sebagai PPAIW Kecamatan Wonosari atas kelancaran dan bantuan proses wakaf ini. Terima kasih juga disampaikan kepada keluarga yang telah merelakan tanah untuk diwakafkan ke STAIYO dan khusus kepada PWNU D.I.Yogyakarta beserta jajaran sebagai Nazhir tanah wakaf, kami sampaikan terima kasih telah menerima penyerahan wakaf tanah ini dan mohon untuk dikelola dalam rangka kepentingan, kemajuan dan kejayaan kampus STAIYO. Secara pribadi maupun orang yang pernah memimpin kampus STAIYO, semoga impian dan harapan dengan wakaf tanah ini diijabah dan diridloi Allah SWT, kampus STAIYO makin jaya dan makin meluluskan sarjana-sarjana yang berkualitas dan mengangkat derajat orang-orang Nahdliyin, warga Gunungkidul dan sekitar serta masyarakat Indonesia dan Agama Islam secara luas.

H. Fahmy Akbar Idris sebagai Nadzir dan perwakilan PWNU D.I.Yogyakarta menyampaikan sangat terima kasih atas kepercayaan Drs. Mardiyo, M.Si. sekeluarga yang mempercayakan PWNU D.I.Yogyakarta untuk mengelola wakaf tanah dan memanfaatkan untuk kepentingan kampus STAIYO. Kampus STAIYO merupakan asset NU yang sangat berharga di Kabupaten Gunungkidul, karena merupakan satu-satunya kampus bernuansa Islam yang berlokasi di Kabupaten Gunungkidul. Selanjutnya bersama PCNU Kabupaten Gunungkidul dan BPH STAIYO, kami akan support pembangunan, kemajuan, kejayaan STAIYO menjadi kampus ternama dan tertinggi secara kualitas dan kuantitas. Akan kami buka kran kerjasama dengan stakeholder Pemerintah Pusat & Daerah, Kementerian Agama Pusat, Wilayah dan Kabupaten dan pihak swasta / lainnya untuk kepentingan kemajuan dan kejayaan STAIYO. Sementara H. Arief Gunadi sebagai Ketua PCNU Gunungkidul dan Kepala Kementerian Agama Kabupaten Gunungkidul, mengatakan ikut mendukung dan akan selalu menjejaringkan STAIYO dengan berbagai pihak, karena STAIYO ini sesungguhnya adalah almamater saya sendiri dan menjadi tanggung jawab kita untuk membesarkan dan memajukannya. Kami mendukung penuh kebijakan-kebijakan positif dari pimpinan STAIYO.

Dr. H. Ahmad Bahiej, SH., M.Hum sosok putra Alm. H. Sholeh Muslim yang dipercaya sebagai Ketua Badan Pengelola Harian (BPH) STAIYO dan bagian pengurus PWNU D.I.Yogyakarta, merasa ada tambahan energi dan spirit untuk memajukan, mensupport, mempublikasikan dan membantu pimpinan STAIYO. Apalagi kampus STAIYO dalam 2 (dua) hari ini yaitu tanggal 14-15 April 2021 sedang menghadapi Asesmen Lapangan Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) BAN-PT dengan Asesor Dr. Sugeng Listyo Prabowo, M. Pd (UIN Maliki Malang), Prof. Dr. Ir. Abdul Latief Tolleng, M. Sc. (Universitas Hasanuddin Makasar) dan Dr. Drs. Haryadi, M. Sc (Institut Teknologi Dan Sains Nahdlatul Ulama Pekalongan). Semoga hasil Asesmen Lapangan Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) kampus STAIYO memperoleh hasil yang maksimal, membawa kemajuan dan keberkahan STAIYO.

Kampus STAIYO adalah perguruan tinggi tertua di Gunungkidul yang berdiri sejak tahun 1970 dengan nama Universitas Nahdlatul Ulama (UNU), kemudian tahun 1985 berubah menjadi Universitas Islam Yogyakarta (UIY), tahun 1996 berubah menjadi Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Yogyakarta, lalu tahun 2011 berkembang menjadi Sekolah Tinggi Agama Islam Yogyakarta (STAIYO). Kampus STAIYO telah meluluskan lebih kurang 3.860 alumni, dengan sebaran alumni menjadi PNS, ASN Kementerian, Pengadilan, Profesi Advokat/Pengacara, Politikus, Pengusaha, Guru/Pendidik, Pengasuh Pesantren, Lurah/Perangkat desa, dan sebagainya. Bahkan salah satu alumni yaitu Bapak H. Arief Gunadi, S.Ag., M.Pd.I Kepala Kemenag Gunungkidul adalah alumni STAIYO. Kuliah di STAIYO akan melahirkan Sarjana Pendidikan, Sarjana Hukum dan Sarjana Ekonomi yang siap kerja di dunia pendidikan, praktisi hukum, politisi dan pengusaha atau bisnisman.